neus4
Saturday, March 12, 2005
Kisah Cinta "JANJI BERTEMU DI SURGA"
Sabtu, 12 Maret 2005

Pada dahulu kala di Kufah, terdapat pemuda tampan, dia kuat beribadah dan sangat rajin. Suatu saat dia mampir berkunjung ke kampung dari Bani An-Nakha'. Dia melihat seorang wanita cantik dari mereka sehingga dia jatuh cinta dan kasmaran. Dan ternyata, si wanita cantik ini pun begitu juga padanya. Karena sudah jatuh cinta, akhirnya pemuda itu mengutus seseorang melamarnya dari ayahnya. Tetapi si ayah mengabarkan bahwa putrinya telah dijodohkan dengan sepupunya. Walau demikian, cinta keduanya tak bisa padam bahkan semakin berkobar. Si wanita akhirnya mengirim pesan lewat seseorang untuk si pemuda, bunyinya, 'Aku telah tahu betapa besar cintamu kepadaku, dan betapa besar pula aku diuji dengan kamu. Bila kamu setuju, aku akan mengunjungimu atau aku akan mempermudah jalan bagimu untuk datang menemuiku di rumahku'.

Dijawab oleh pemuda tadi melalui orang suruhannya, 'Aku tidak setuju dengan dua alternatif itu:

''Sesungguhnya aku merasa takut bila aku berbuat maksiat pada Rabbku akan adzab yang akan menimpaku pada hari yang besar. (Yunus: 15).

Aku takut pada api yang tidak pernah mengecil nyalanya dan tidak pernah padam kobarannya.'

Ketika disampaikan pesan tadi kepada si wanita, dia berkata: "Walau demikian, rupanya dia masih takut kepada Allah? Demi Allah, tak ada seseorang yang lebih berhak untuk bertakwa kepada Allah dari orang lain. Semua hamba sama-sama berhak untuk itu." Kemudian dia meninggalkan urusan dunia dan menyingkirkan perbuatan-perbuatan buruknya serta mulai beribadah mendekatkan diri kepada Allah. Akan tetapi, dia masih menyimpan perasaan cinta dan rindu pada sang pemuda. Tubuhnya mulai kurus dan kurus menahan perasaan rindunya, sampai akhirnya dia meninggal dunia karenanya. Dan si pemuda itu seringkali berziarah ke kuburannya, dia menangis dan mendo'akannya. Suatu waktu dia tertidur di atas kuburannya. Dia bermimpi berjumpa dengan kekasihnya dengan penampilan yang sangat baik. Dalam mimpi dia sempat bertanya:

"Bagaimana keadaanmu? Dan apa yang kau dapatkan setelah meninggal?"

Dia menjawab: "Sebaik-baik cinta wahai orang yang bertanya adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat menggiring menuju kebaikan".

Pemuda itu bertanya: "Jika demikian, kemanakah kau menuju?"

Dia jawab: "Aku sekarang menuju pada kenikmatan dan kehidupan yang tak berakhir. Di Surga kekekalan yang dapat kumiliki dan tidak akan pernah rusak."

Pemuda itu berkata: "Aku harap kau selalu ingat padaku di sana, sebab aku di sini juga tidak melupakanmu."

Dia jawab: "Demi Allah, aku juga tidak melupakanmu. Dan aku meminta kepada Tuhanku dan Tuhanmu (Allah Subha-nahu wa Ta'ala) agar kita nanti bisa dikumpulkan. Maka, bantulah aku dalam hal ini dengan kesungguhanmu dalam ibadah."

Si Pemuda bertanya: "Kapan aku bisa melihatmu?"

Jawab si wanita: "Tak lama lagi kau akan datang melihat kami."

Tujuh hari setelah mimpi itu berlalu, si pemuda dipanggil oleh Allah menuju kehadiratNya, meninggal dunia.

By: Ima

"Dari kisah di atas, kita dapat menyimpulkan dan memberi pendapat bahwa suatu "CINTA SEJATI" yang tulus dan tanpa pamrih tidak akan terpisahkan walaupun sampai akhir hayat.
Sesungguhnya Allah akan memberi jalan yang terbaik bagi pasangan kekasih yang bisa menjaga kesucian cintanya karena rasa takutnya pada adzab Allah SWT."

khotima_1mm1@yahoo.com
posted by neus4 @ 12:47 PM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
Tentang Kami

Tempat Berbagi Cerita Suka & Duka Tempat Merubah yang Minus jadi Plus Tempat Menciptakan Senyum & Tawa Tempat Melepaskan Segala Perasaan for me...for you...for us...

Feb 05

Belajar Nulis
Yang Dulu
Jam Dinding
Link Logo
Masuk Blogger
:
:
Kata Kamu
Album Photo
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing photos in a set called Kenang. Make your own badge here.
Temen-Temen
Keluarga Neus4
news
rama
Powered by Blogger
my family
goeroekoe
shoutmix
loperkoran
Jangan Copy-Paste
Music Oleh
TheVisitors
Hari Ini